Meningkatkan Kesuburan


Sekitar 1 dari 7 pasangan mengalami masalah konsepsi atau sulit memiliki keturunan. Berbagai cara bisa dilakukan, mulai perawatan medis, cara tradisional, hingga pengaturan gaya hidup.

1. Perhatikan masa subur

Masa subur wanita umumnya terjadi pada hari ke-10 sampai ke-16; hari pertama dihitung saat menstruasi berakhir. Sel sperma dapat tetap hidup di dalam organ reproduksi wanita selama 3 hari, kata Bill Ledger, Profesor bidang Obstetri dan Ginekologi Universitas Sheffield. Untuk meningkatkan kemungkinan terjadinya pembuahan, lakukan hubungan intim setiap 2 hari sekali selama masa subur.

2. Hitung usia

Kesuburan seorang wanita akan menurun setelah usia 35 tahun. Bila Anda wanita berusia lebih dari 30 tahun dan telah menunggu minimal setahun namun belum juga berhasil hamil, sebaiknya segera menghubungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Tenaga medis akan membantu Anda merencanakan strategi.

3. Pengaturan diet

Pasangan suami-istri yang memiliki berat badan ideal cenderung lebih subur. Ini terjadi karena masalah berat badan dapat mempengaruhi hormonal yang mengatur kesuburan. Makanan kaya akan zink seperti daging merah dan sereal gandum dapat memperbaiki kualitas sperma.

4. Hindari alkohol

Sebuah penelitian menyatakan, mengkonsumsi 5 gelas minuman beralkohol dalam seminggu dapat menurunkan kesuburan.

5. Jauhi rokok

Merokok mengurangi kesuburan pria dan wanita. Berdasarkan British Medical Association, merokok mengurangi kesempatan wanita untuk berkonsepsi sebanyak 40%.

6. Seks rutin

Selain berhubungan seksual saat masa subur, pada hari-hari biasa pun tetap penting dilakukan. Lebih baik lagi bila pasangan suami-istri sama-sama bisa menikmatinya.

7. Suasana hati bahagia

Stres berat dapat mengganggu proses ovulasi (keluarnya sel telur) wanita hingga 3-4 bulan. Stres ringan juga tidak bisa diabaikan, karena membuat orang menjadi kesal atau ‘bad mood’ dan tidak mau melakukan hubungan seksual. Atasilah masalah ini dengan merencanakan makan malam yang romantis atau kegiatan yang menyenangkan saat weekend.

8. Lupakan mitos-mitos lama

Lupakan mitos mengenai naikkan bokong setelah intercourse atau setelah berhubuangan intim. Atau tidak boleh bergerak selama 30 menit setelah pria ejakulasi. Sperma secara kimia akan tertarik masuk ke dalam lendir serviks, sehingga dalam beberapa detik setelah ejakulasi, mereka sudah aman dalam perjalanan. Apabila memang ada yang keluar, maka kemungkinan tidak mengandung sperma cukup kuat bertahan. Sampai saat ini tidak ditemukan posisi yang menjamin konsepsi akan berhasil, kata Profesor Ledger

9. Jaga kualitas sperma

Duduk seharian dapat mengganggu kesuburan sperma. Panas dapat menyebabkan kerusakan pada sperma. Testis seharusnya berada pada suhu 1-2 derajat lebih dingin daripada suhu tubuh. Profesor Ledger merekomendasikan untuk beristirahat selama 5-10 menit setiap jam dengan cara berjalan untuk mendinginkan daerah penghasil sperma.

10. Perhatikan kesehatan seksual

Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti klamidia, gonohea, sifilis, dapat mengganggu kesuburan. Apabila Anda memiliki risiko memiliki PMS maka berkonsultasilah segera dengan dokter Anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: