Berdamai dengan Kentut


Umumnya, setiap orang membuang gas (kentut) 14 kali sehari. Itu hal normal, dan tak perlu dirisaukan. Tapi, jelas Anda patut risau bila kentut itu berbau menyengat. Bukan apa-apa, hanya soal etika.

Salah satu cara paling mudah, jaga makanan Anda. Hindari telur, daging, kacang polong, kol, dan bir. Semua bahan makanan dan minuman itu menghasilkan gas hidrogen sulfida berbau menyengat saat dicerna di usus.

Sayangnya, beberapa di antara jenis makanan tersebut bisa jadi merupakan makanan favorit Anda. Makanan itu juga sumber gizi yang dibutuhkan tubuh. Jadi, Anda sebaiknya mencari alternatif lain.

Untuk mengurangi bau kentut yang menyengat, netralkan dengan mengkonsumsi banyak sayuran hijau dan yoghurt yang mengandung probiotik.

Selain itu, Anda juga harus mengatur pola makan, dengan cara:

1. Sering-sering makan, tapi dalam porsi kecil. Makan lebih sering akan membuat perut tak pernah kosong, sehingga menghindarkan terbentuknya gas.

2. Hindari minuman bersoda.

3. Hindari lemak. Makanan berlemak tinggi bisa memperlambat proses pencernaan, dan akibatnya, bisa memicu timbulnya gas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: