Mengintip Opera 10 Beta


Browser Opera 10 beta telah tersedia bagi publik. Beragam fitur baru, tampilan, serta penambahan fitur kecepatan dan performance telah ditambahkan. Bagi web developer mungkin boleh sedikit tersenyum. Pasalnya Opera 10 beta ini memiliki Opera Presto rendering engine 2.2, yang membuat Opera diklaim 40 % lebih stabil dan cepat.

Dari hasil uji coba yang dilakukan, ada beberapa poin penting yang dijumpai di Opera 10 beta ini:


1. Opera Turbo, Dewa Penolong Bagi Koneksi Lemot
Salah satu fitur andalan yang ditonjolkan Opera ini adalah Opera Turbo. Di Indonesia khususnya, kehadiran fitur ini bak dewa penolong, di tengah bandwidth yang ‘mengharukan’, Opera Turbo ini disebut mampu mampu mempercepat koneksi internet 3 x atau 4 x pada koneksi internet yang ‘lemot’ menggunakan state of the art compression technology milik Opera.
Letak Opera Turbo ini berada di sudut kiri bawah.

2. Tab Browser Yang Lebih Elegan
Opera 10 beta kini nampak lebih elegan, dengan tab bar yang bisa ditarik. Sekilas tampilan ini mirip fitur baru Windows 7 yang bernama Superbar.

Jika dulunya tab hanya berjejer, kini tab browser dapat ditarik ke bawah. Selain itu kotak search di sebelah kanan atas, sekarang dapat ditarik agar lebih leluasa.

3. Speed Dial
Bagaimanakah dengan speed dial ? Ada beberapa tambahan fitur. Dengan beberapa penambahan konfigurasi, kotak Speed Dial kini bisa mencapai 25 buah. Selain itu kita bisa menambahkan customize backgroud, sebagai latar belakang Speed Dial.
Di atas Speed Dial masih ada sebuah kolom search lagi. Jika dibanding IE, Firefox atau Chrome hal ini dirasa kurang efektif, karena ada 2 kolom search. Mungkin diferensiasi inilah yang diusung Opera, agar browser mereka lebih berkarakter.

4. Fitur baru bagi blogger
Nah bagi para blogger, mungkin fitur ini cukup berguna. Pasalnya, Opera 10 beta dapat mendeteksi kesalahan pengetikan dengan fitur Spell-Checker nya.

5. Auto Update dan Automated Crash Reporting
Opera 10 beta kini memiliki fitur Auto Update yang semakin memudahkan pengguna dalam ‘berselancar’ di dunia maya. Selain itu masih ada fitur Automated Crash Reporting. Karena Opera didesign untuk restart dan me-recover semua tab yang tengah dibuka, tiap kali terjadi sebuah kesalahan.

6. Opera Mail
Opera Mail kini telah mendukung Html code. Bagi pengguna yang sering menggunakan e-mail, kehadiran Opera mail ini dapat digunakan sebagai alternatif dari Thunderbird milik Mozilla.

opera-mail

Dengan fitur-fitur di atas, Opera 10 beta terasa jauh lebih baik daripada Opera 9.6. Beberapa kekurangan yang terdapat pada opera 10 alpha pun telah dibenahi.
Bagi pengguna yang memiliki koneksi internet ‘patah-patah’, ada baiknya untuk mencoba menggunakan web browser ini, dan menantikan versi finalnya dirilis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: