Kandungan polifenol dalam biji kopi, dipercaya mampu memberikan khasiat anti-inflamasi, yang mencegah tubuh terserang berbaagai macam penyakit mulai stroke, kanker, jantung, dan mampu meningkatkan kemampuan memori.
Namun, apakah zat polifenol kaya manfaat itu masih ada saat biji kopi telah diolah sedemikian rupa menjadi kopi instan, terlebih dengan racikan berbagai macam tambahan bahan seperti krimer, gula, dan lainnya?
Dr Oz, pengasuh situs realAge memberikan jawabannya; polifenol itu masih ada, tetapi kadarnya bisa sangat bervariasi, tergantung jenis biji kopi yang digunakan, cara pengolahan kopi, dan metode pengeringannya.
Pada dasarnya, kopi instan adalah biji kopi yang telah ditumbuk dan dikeringkan hingga kandungan airnya benar-benar hilang, untuk memperpanjang masa penyimpanan.
Berita baiknya, proses pengolahan menjadi kopi instan akan menghasilkan lebih banyak serat (fiber). Dalam 12 ons bubuk kopi instan, terdapat 3 gram serat. Serat ini berfungsi membantu penyerapan zat polifenol dalam kopi.